"Pertama, kami harus menemani CdM untuk mencari lokasi headquarter yang pas. Karena ini strategis sekali, akan menjadi base camp untuk seluruh tim. Jadi kami perlu memastikan aksesnya bisa cepat dan juga efisien," ujarnya.
Pilihan akhirnya jatuh pada lantai sembilan Gedung Meitetsu di Nagoya, yang menjadi pusat koordinasi berbagai kebutuhan kontingen Indonesia.
Namun, pekerjaan para mahasiswa tersebut tidak sesederhana mencari gedung atau memesan kamar hotel.
Mereka juga harus memastikan seluruh fasilitas yang digunakan sesuai dengan kebutuhan atlet penyandang disabilitas.