NADIKABAR.COM — Data center AI semakin dikritik, terbaru fasilitas ini juga membuang banyak sekali limbah. Selain polusi udara serta sesekali membuang air limbah sarat bakteri, data center juga bertanggung jawab atas meningkatnya gelombang 'bahan kimia abadi', yaitu zat buatan yang tidak bisa terurai secara alami.
Menurut laporan terbaru dari Guardian, hampir semua dari sepuluh produsen global terbesar bahan kimia abadi, yang juga dikenal sebagai zat perfluoroalkil dan polifluoroalkil, atau PFAS, berencana untuk menggenjot kuota produksi mereka seiring dengan meroketnya pembangunan pusat data.
Ada permintaan pasar yang jelas untuk hal ini. PFAS berperan sangat besar dalam konstruksi data center, di mana zat ini digunakan dalam sistem pendingin, chip AI, papan sirkuit, dan sistem pemadam kebakaran. Belum lagi sebagai pelapis untuk ribuan kilometer kabel yang dipakai menghubungkan komponen-komponen tersebut.