Meski komponen sarat PFAS dapat ditemukan di seluruh industri, penggunaannya di data center sangat mengkhawatirkan. Karena fasilitas ini beroperasi nyaris tanpa henti kecuali untuk jeda pemeliharaan yang jarang terjadi, komponen-komponennya rusak sangat cepat. Artinya, para pemilik data center terus membuang suku cadang lama untuk diganti yang baru.

Ketika komponen-komponen lama itu dibuang begitu saja, PFAS hampir bisa dipastikan akan berakhir di lingkungan, sehingga meningkatkan kemungkinan zat tersebut masuk rantai makanan. Ketika kita mengonsumsi produk nabati dan hewani terkontaminasi, bahan kimia abadi ini menumpuk di dalam tubuh, yang kemudian dapat memicu daftar panjang masalah kesehatan.

"Rencana ekspansi perusahaan-perusahaan ini menunjukkan bahwa, kecuali jika pemerintah dan regulator mendesak adanya penghapusan secara cepat, kita akan menghadapi gelombang pasang baru dari bahan kimia abadi," kata Anne-Sofie BΓ€ckar, direktur eksekutif lembaga pengawas bahan kimia Swedia, ChemSec.