"Kami sebenarnya harus melalui proses yang cukup panjang untuk mengetahui jenis bakteri apa itu," ujarnya.
Cupriavidus adalah patogen yang jarang diketahui dan memiliki ketahanan terhadap berbagai jenis obat (multidrug-resistant). Meskipun infeksi pada manusia sangat jarang terjadi, bakteri ini tercatat telah menyebabkan sepuluh kematian, termasuk tiga kasus yang melibatkan anak-anak dengan sistem kekebalan tubuh yang lemah (immunocompromised).
Berdasarkan tinjauan terhadap kasus-kasus Cupriavidus, infeksi bakteri ini memiliki tingkat kematian sebesar 31,3%, berdasarkan sampel 32 kasus infeksi yang tercatat sejak tahun 2009.
"Begitu kami mengetahui keberadaan bakteri tersebut dan sumber asalnya, kami segera menghentikan operasi mereka," kata Strong, dikutip NadiKabar dari Futurism, Minggu (20/9/2026).
Menurut Strong, catatan bahwa sumber pasti patogen tersebut di dalam fasilitas itu belum diketahui. Kendati demikian, air limbah dari kompleks Meta seluas 800.000 kaki persegi di Cheyenne (yang saat ini masih dalam tahap pembangunan) tetap mengandung bakteri tersebut.