Menurut MIIT, jarak sumbu roda (wheelbase) kendaraan sampel Geely EX2 berbeda dari nilai yang tercantum dalam katalog resmi kendaraan. Menurut MIIT, data tersebut melebihi batas toleransi kesalahan sebesar 1 persen yang diizinkan. Pengumuman publik tersebut tidak mencantumkan angka jarak sumbu roda hasil pengukuran maupun besaran deviasi dalam milimeter.

Jarak sumbu roda merupakan dimensi kendaraan yang terdaftar secara resmi, sehingga temuan ini dikategorikan sebagai masalah kesesuaian produksi, bukan cacat kinerja atau keselamatan yang dilaporkan.

Selain Geely, mobil yang diproduksi BYD Auto Industry Co., Ltd. dengan kode model BYD7153WT6HEV juga disoroti Pemerintah China. Kode itu merujuk kepada mobil plug-in hybrid (PHEV BYD Qin L DM-i.