Ruas jalan yang terdampak meliputi Jalan M.H. Thamrin, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan KH. Wahid Hasyim, Jalan Kebon Sirih, dan Jalan Budi Kemuliaan. Apabila terjadi kepadatan, pengalihan lalu lintas dilakukan sebagai berikut:
a. Lalu lintas dari Tugu Tani menuju Tanah Abang dialihkan melalui Jalan M.I. Ridwan Rais-Jalan Medan Merdeka Timur-Jalan Veteran-Jalan Cideng Timur dan seterusnya.
b. Lalu lintas dari Tanah Abang menuju Pulogadung dialihkan melalui Jalan Abdul Muis-Jalan Majapahit-Jalan Ir. H. Juanda dan seterusnya.
c. Lalu lintas dari Senayan menuju Kota dialihkan melalui Jalan KH. Mas Mansyur-Jalan Cideng Barat-Jalan Cideng Timur-Jalan Abdul Muis-Jalan Majapahit dan seterusnya.
d. Lalu lintas dari Harmoni menuju Senayan dialihkan melalui Jalan Ir. H. Juanda-Jalan Pos-Jalan Gedung Kesenian-Jalan Lapangan Banteng Utara-Jalan Katedral-Jalan Pejambon-Jalan M.I. Ridwan Rais-Jalan Tugu Tani-Jalan Menteng Raya-Jalan Taman Cut Mutiah-Jalan GSSJ Samratulangi-Jalan HOS Cokroaminoto-Jalan H.R. Rasuna Said dan seterusnya.
Dishub DKI Jakarta juga menyiapkan 10 titik pengaturan lalu lintas, yaitu Simpang Senayan arah Bundaran Senayan, FX, TL Fairmont, Patal Senayan, Pintu 10, Hotel Mulia, Simpang Pal Merah, Masjid Babah Alun, Ladokgi, serta Ladokgi bawah/kolong. Dishub juga menyiapkan empat unit derek di Pintu 10, Bawah Flyover Ladogi, Hotel Mulia, dan FX.
Dishub DKI Jakarta akan terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan Kepolisian serta unsur terkait dalam pelaksanaan pengaturan lalu lintas.
"Masyarakat diimbau mengikuti arahan petugas, berhati-hati dalam berkendara, serta menyesuaikan waktu dan rute perjalanan dengan kondisi lalu lintas terkini," pungkas Budi.