Dr Givo menekankan pentingnya pemeriksaan rekaman kamera dari beberapa lokasi, data seismograf, informasi aktivitas petir, serta kondisi cuaca saat kejadian. Kesaksian warga juga perlu dilengkapi keterangan waktu, lokasi, arah suara, dan jeda antara kilatan cahaya dengan dentuman.

"Sampai penyebabnya terverifikasi, penjelasan yang paling tepat adalah bahwa sumber dentuman tersebut belum dapat dipastikan secara ilmiah. Kesimpulan harus mengikuti kekuatan bukti yang tersedia," tegasnya.

Ia mengimbau masyarakat agar tidak terburu-buru menyebarkan dugaan sebagai fakta. Warga yang memiliki rekaman kejadian sebaiknya menyimpan berkas asli dan melaporkannya kepada pihak berwenang.

"Jika menemukan benda asing atau lokasi yang diduga terdampak, jaga jarak dan jangan sentuh benda yang belum diketahui asalnya," imbuh Dr Givo.