Masalahnya, hal ini tidak bisa diselesaikan oleh BI yang bergerak di sektor moneter sendiri. Untuk itu dibutuhkan kerja sama dengan kementerian dan lembaga terkait melalui penguatan sinergi. Sejalan dengan tema kepemimpinan Destry yakni 'Sinergi Merah Putih'.

"Kaitannya dengan misalnya kita ada mengarah sekarang ini kayak volatile food inflation. Inflasi kan salah satu juga target di kami untuk menjaga, dijaga stabilitasnya," kata Destry usai rapat Paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (1/9/2026).

"Tapi kita tahu ada sumber inflasi yang sifatnya lebih supply-side. Nah tentunya kalau supply-side ini kan Bank Indonesia nggak bisa sendiri, jadi Bank Indonesia mengajak tentu lembaga terkait termasuk pemerintah pusat dan pemerintah daerah," paparnya lagi.

Dalam konteks ini, menurutnya BI akan memaksimalkan jaringan kantor daerah untuk langsung turun tangan menangani kendala pasokan pangan di lapangan.

"Contohnya supply untuk pangan misalnya, nah kan Bank Indonesia nggak mungkin sendiri melakukan itu, maka dengan pemerintah daerah, kemudian juga dengan kementerian-kementerian, Kementerian Pertanian ataupun kementerian terkait lainnya, itu kita bekerja sama bagaimana ke daerah-daerah," ujar Destry.