Salah satu pekerjaan rumah (PR) yang akan dilakukan Destry ke depan adalah memperkuat posisi neraca perdagangan Indonesia yang mengalami defisit. Langkah ini menjadi upaya menjaga fundamental ekonomi nasional sekaligus stabilitas nilai tukar rupiah.

"Kita punya tantangan sektor eksternal, sektor eksternal kita yaitu terkait dengan bagaimana dari neraca di balance of payment kita. Jadi menjadi PR tentunya bagi kita semua, pemerintah, Bank Indonesia dan juga semua masyarakat kita adalah bagaimana agar ekspor kita bisa kita tingkatkan, kemudian jasa," pungkasnya.