"Jika kita melihat Indonesia, negara ini cukup rentan terhadap berbagai guncangan tersebut, dan sekarang pertanyaannya adalah seberapa kuat perekonomian Indonesia mampu bertahan? Dan sejauh ini, kesimpulannya adalah perekonomian Indonesia sangat tangguh dalam menghadapi semua guncangan tersebut," tegas Frederic.
Ia menjelaskan terkait dengan guncangan energi, pemerintah Indonesia dinilai berhasil mengelola dampak kenaikan harga minyak dunia melalui skema subsidi dan kontrol harga. Kebijakan ini dinilai menjadi poin penting bagi stabilitas ekonomi nasional.
"Berkat adanya subsidi dan dukungan harga, kita tidak melihat dampak penuh terhadap konsumen sebagaimana yang terjadi di negara-negara lain. Sejauh ini, pemerintah Indonesia mampu menanggung biaya pengendalian harga tersebut. Menurut saya, hal itu menjadi jangkar penting bagi stabilitas ekonomi," ujar Frederic.
Kemudian dalam menghadapi guncangan harga pangan imbas kemarau, inflasi di Indonesia saat ini relatif rendah jika dibandingkan dengan periode El Nino sebelumnya. Menurutnya kondisi ini didukung oleh perbaikan sistem distribusi pangan di seluruh wilayah Indonesia serta status Indonesia sebagai eksportir bersih pangan (net food exporter).