Teknologi
HALAMAN 3 DARI 3
Dihantam Mobil China dan Kebijakan Trump, Jaguar Land Rover PHK Ribuan Pekerja
Jaguar Land Rover (JLR) dikabarkan akan memangkas 4.000 pekerja. Produsen otomotif asal Inggris itu dinilai mengalami kesulitan menghadapi persaingan dengan pabrikan China, tarif A
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Rabu, 9 September 2026 pukul 20:27 WIB
• ⏱ 2 menit baca
Selain itu, kebijakan tarif yang ditetapkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga merugikan perusahaan ini. Apalagi, Jaguar Land Rover tidak memiliki pabrik di AS.
Masalah yang dialami Jaguar Land Rover diperparah oleh serangan siber tahun lalu. Hal itu memaksa perusahaan untuk menghentikan produksi selama lebih dari sebulan.
Dalam laporan kinerja keuangan untuk tahun fiskal yang berakhir pada bulan Maret, JLR menyebutkan bahwa tarif AS dan serangan siber merupakan penyebab utama penurunan penjualan sebesar seperlima, yakni menjadi £22,9 miliar dari £29 miliar pada periode sebelumnya.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.