Nasional
HALAMAN 3 DARI 3
Dinkes Sleman luncurkan Sipotik tekan peredaran psikotropika
Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, meluncurkan aplikasi Sistem Informasi Pelayanan Psikotropika Terintegrasi dan Terkendali (SIPOTIK), gu
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Selasa, 6 Oktober 2026 pukul 13:30 WIB
• ⏱ 2 menit baca
Sistem tersebut mencatat lebih dari 17.000 data pasien di Sleman. Dari jumlah tersebut, sebanyak 5.000 hingga 6.000 pasien tercatat aktif mengambil obat, sementara sekitar 700 pasien terdeteksi melakukan indikasi penebusan obat ganda sebelum masa pengobatannya usai.
Tunggul menambahkan, aplikasi berbasis web itu memungkinkan apoteker langsung mengidentifikasi riwayat penebusan pasien saat membawa resep.
"Jika pasien terdeteksi belum waktunya menebus resep baru, sistem secara otomatis akan memberikan peringatan sehingga petugas dapat menolak pelayanan obat berlebih tersebut," katanya.
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.