"Kami meyakini bahwa penempatan sekretariat IBMA di lingkungan Pegadaian Tower merupakan pilihan yang tepat. Kawasan Pegadaian telah berkembang menjadi salah satu pusat ekosistem emas nasional. Di sini telah tersedia berbagai fasilitas yang saling terintegrasi, mulai dari layanan Bullion Pegadaian, Penyimpanan Vault berstandar internasional, ATM Emas, Galeri 24, G-Lab, pusat lelang emas, hingga berbagai kegiatan bazar emas yang secara rutin diselenggarakan. Masyarakat pun telah mengenal kawasan ini sebagai destinasi untuk berinvestasi emas, memperoleh pembiayaan berbasis emas, maupun menikmati berbagai layanan lainnya yang mendukung perkembangan industri bullion Indonesia," tambahnya.
Pembentukan IBMA sejalan dengan peluncuran kegiatan usaha bullion atau Layanan Bank Emas oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto pada 26 Februari 2025. Setelah berjalan selama satu tahun, layanan bullion menunjukkan perkembangan positif dengan membangun fondasi awal ekosistem emas nasional.
Saat ini, bullion bank di Indonesia telah mengelola lebih dari 170 ton emas. Dari jumlah tersebut, sebanyak 153 ton emas dikelola oleh Pegadaian.
Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Presiden Prabowo dalam Pidato Kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI pada 14 Agustus 2026. Presiden menilai Bank Emas Indonesia menjadi salah satu terobosan strategis yang mampu mengamankan aset nasional, memperkuat sistem keuangan, sekaligus meningkatkan nilai tambah sumber daya alam Indonesia.
Sebagai salah satu negara dengan potensi emas besar, Indonesia memiliki fondasi geologis yang kuat untuk menjadi pusat pasar bullion di kawasan. Namun, potensi tersebut selama ini belum sepenuhnya optimal karena belum adanya lembaga yang menyatukan pelaku usaha sekaligus menetapkan standar industri yang seragam.
Kehadiran IBMA diharapkan dapat mengisi kebutuhan tersebut dengan menjadi mitra strategis regulator serta penghubung berbagai pemangku kepentingan dalam rantai industri emas nasional. Cakupannya meliputi sektor pertambangan, jasa keuangan, pemurnian atau refinery, manufaktur, hingga berbagai layanan pendukung bisnis lainnya.