NADIKABAR.COM — Discord mulai menggulirkan sistem verifikasi usia secara global. Namun, berbeda dari rencana awal yang sempat menuai protes pengguna, mayoritas pengguna Discord tidak akan diminta mengunggah kartu identitas atau melakukan pemindaian wajah.
Discord menyebut lebih dari 90% pengguna tidak perlu melakukan konfirmasi usia secara manual. Sistem baru akan lebih dulu memperkirakan kelompok usia pengguna berdasarkan sejumlah sinyal dari akun. Peluncuran dilakukan bertahap selama pekan ini.
Pengguna dapat masuk ke User Settings > Account Status untuk melihat kelompok usia akun mereka. Discord membagi pengguna ke dalam tiga kategori, yakni dewasa (18+), remaja (13-17), dan belum terkonfirmasi.
Perubahan ini merupakan revisi dari rencana Discord yang diumumkan pada Februari 2026. Saat itu, mereka berencana menggunakan estimasi usia melalui wajah atau pemindaian identitas untuk memberikan akses ke fitur dan konten yang dibatasi usia.
Rencana tersebut memicu reaksi keras dari pengguna, terutama terkait privasi dan keamanan data. Kekhawatiran itu juga muncul setelah insiden kebocoran pada 2025 yang melibatkan sekitar 70 ribu gambar identitas pemerintah dari pengguna Discord yang datanya ditangani layanan pihak ketiga untuk verifikasi usia.
Discord kemudian menunda penerapan globalnya dan berjanji mencari pendekatan yang lebih transparan serta mengurangi kebutuhan pengguna menyerahkan data sensitif.
"Verifikasi usia memicu banyak pendapat dan skeptisisme, terutama ketika melibatkan pembagian informasi biometrik atau dokumen identitas," kata CTO sekaligus salah satu pendiri Discord, Stanislav Vishnevskiy, dikutip dari Ars Technica.