Di sisi lain, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Klungkung, I Putu Darmaya, mengingatkan pemerintah agar memperhatikan kesiapan infrastruktur dan akomodasi penginapan di Nusa Penida. Darmaya menilai kapasitas kamar yang ada saat ini, yakni sekitar 3.000 hingga 3.500 unit, belum tentu siap menampung lonjakan tamu yang bisa tembus 10 ribu lebih saat high season.

"Jadi jangan sampai kita berupaya membuat tamu menetap, tapi infrastruktur dan sarana prasarana yang kita miliki tidak siap. Di sini banyak hotel yang hanya menyediakan tempat menginap tanpa adanya pelayanan yang memadai," ujar Darmaya.