Nama cordata berasal dari bentuk struktur keras pada organ reproduksi jantan yang menyerupai hati. Ciri anatomi tersebut membantu ilmuwan membedakannya dari spesies kerabatnya.

Spesies kedua, Paradiestrammena aquilina, ditemukan di Rainforest Discovery Centre, Sepilok, dekat Sandakan, Sabah, pada Mei 2022.

Spesimen utamanya ditemukan di tanah bawah kayu mati. Peneliti kemudian mengumpulkan spesimen tambahan di Segaliud Lokan Forest Reserve pada Juli 2026.

Jangkrik ini diketahui menghuni kawasan hutan dengan tanah liat, termasuk lereng yang terlindung naungan pepohonan.

Nama aquilina merujuk pada struktur organ reproduksi jantan yang menyerupai elang sedang membentangkan sayap. Panjang tubuh jantannya berkisar 8,10-8,85 milimeter.