Spesies ketiga, Paradiestrammena sabahensis, menjadi yang terbesar di antara ketiganya.
Panjang tubuh jantannya mencapai 11,8 milimeter, sedangkan betinanya sekitar 10,8 milimeter.
Spesimen jantan ditemukan pada pangkal batang pohon di kawasan Maliau Basin, Sabah, pada November 2024.
Dengan tambahan tiga spesies tersebut, jumlah anggota genus Paradiestrammena yang tercatat dalam kajian ini mencapai 16 spesies.
Penelitian ini memperlihatkan bahwa hutan Borneo masih menyimpan keanekaragaman serangga yang belum sepenuhnya terdokumentasi. Koleksi spesimen lama juga tetap berperan penting dalam mengidentifikasi spesies yang sebelumnya belum dikenali secara ilmiah.