Petugas kemudian mendatangi Yuda pada Jumat (23/10). Namun, mekanik tersebut terkejut ketika mengetahui namanya tercatat sebagai pemilik mobil sport itu.

"Nah, ternyata, pas di-sounding, Yuda juga kaget. 'Wah, ini Samsat enggak salah nih? Boro-boro saya punya mobil,' katanya gitu," ujar Idam saat dikonfirmasi, Senin (26/10).

Idam mengatakan kondisi lingkungan tempat tinggal Yuda turut menimbulkan kecurigaan karena akses jalan hanya cukup dilalui satu mobil dengan kondisi konblok yang rusak.

"Mobil mau masuk gang aja susah. Bisanya cuma satu mobil. Jalannya rusak, cuma konblok. Kan kalau mobil mewah begitu, enggak mungkin lah, masa mobil jalannya di konblok, enggak mungkin mau, lecet mobilnya," ucapnya.

Menurut Idam, Yuda tinggal bersama orang tua dan keluarganya di lingkungan tersebut. Untuk mengantisipasi penyalahgunaan data kendaraan, Samsat Ciledug kemudian memutuskan memblokir data McLaren tersebut.