Eli mengatakan penerbitan secara bertahap dilakukan agar Pemprov DKI tidak langsung menarik seluruh dana obligasi.

Lebih lanjut, ia menjelaskan rencana penggunaan dana obligasi akan diarahkan untuk sejumlah proyek yang menjadi prioritas Pemprov DKI Jakarta, di antaranya berkaitan dengan kemacetan, banjir, kesehatan, dan pendidikan.

Menurut Eli, proyek yang dibiayai obligasi harus memenuhi persyaratan tertentu. Salah satu yang paling memungkinkan adalah proyek infrastruktur yang bersifat multi-years dan sudah berjalan.

Ia menambahkan pembebasan lahan tidak akan dimasukkan sebagai kegiatan yang dibiayai melalui obligasi daerah.