Di sisi lain, kebutuhan terhadap solusi pengolahan sampah di Bandung Raya semakin mendesak karena kapasitas TPA Sarimukti diperkirakan hanya mampu bertahan hingga November 2026 berdasarkan perbandingan sisa kapasitas dengan volume sampah yang masuk.
"Sekarang faktanya, jika dibandingkan antara sisa kapasitas dengan sampah masuk, kita perkirakan di bulan November sudah penuh. TPA Sarimukti hanya bisa sampai November 2026 yang seharusnya bisa sampai Agustus 2027," ujar Arief.
Ia menjelaskan berdasarkan desain perluasan, zona lima TPA Sarimukti seluas 6,3 hektare memiliki kapasitas tampung sekitar 1,8 juta meter kubik atau setara 700 ribu ton sampah.
"Sampai data terakhir, di sana sampahnya sudah mencapai sekitar 560.000 ton. Kalau 560.000 ton dibagi 700.000, itu sudah sekitar 80 persen dari kapasitas. Makanya kita hitung di bulan November 2026 itu sudah bisa penuh kalau dilihat dari sisa kapasitas dan sampah yang masuk," katanya.