Cekcok keduanya malam itu makin menjadi-jadi. Andre seketika mendorong korban ke arah tembok sembari terus memukulinya berkali-kali.
Setelah terlepas sesaat dari aksi penganiayaan, korban sebetulnya berusaha untuk menghubungi orang tuanya. Namun, ponsel korban langsung diambil oleh Andre sehingga terjadi tarik-tarikan.
Begitu ponsel itu berhasil korban rebut kembali, dia langsung menghubungi temannya. Di malam itu, korban juga berusaha untuk meninggalkan indekos terdakwa. Namun, upaya itu korban urungkan karena kembali mendapat ancaman.
Semalaman, korban ternyata tidak bisa keluar dari indekos Andre. Dia baru bisa lari dari aksi penganiayaan ini pada keesokan harinya setelah didatangi teman perempuannya.
Kasus ini kemudian dilaporkan ke polisi. Setelah penyidikannya bergulir selama bertahun-tahun, Andre akhirnya disidangkan di PN Bandung.