"Kita monitor dulu. Pemerintah tentu kita akan menggenjot ekspor supaya devisa meningkat," kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/9/2026).

Terkait kemungkinan pelemahan rupiah berlangsung dalam jangka panjang, Airlangga menilai kondisi fundamental makroekonomi Indonesia masih cukup baik. Meski demikian, menurutnya pergerakan nilai tukar juga dapat dipengaruhi faktor di luar fundamental.