NADIKABAR.COM — Bank Indonesia (BI) memastikan terus memantau pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). BI juga menegaskan tetap berada di pasar untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah.

Gubernur BI Destry Damayanti mengatakan, pergerakan rupiah dipengaruhi oleh kondisi permintaan dan penawaran di pasar. BI akan terus mencermati perkembangan nilai tukar mata uang Garuda tersebut.

"Ya kita tetap ada di pasar, ini tergantung supply demand. Hari ini mungkin lagi, ya pokoknya tetap lah kita monitor pergerakannya," kata Destry di Fairmont Hotel, Jakarta, Senin (26/10/2026).