Bisnis
HALAMAN 2 DARI 2
Dolar AS Tembus Rp 18.100, Gubernur BI: Kita Tetap Ada di Pasar, Kita Monitor
Bank Indonesia (BI) memastikan terus memantau pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). BI juga menegaskan tetap berada di pasar untuk menj
Redaksi NadiKabar
✓
Redaksi NadiKabar
•
Dipublikasikan: Senin, 26 Oktober 2026 pukul 16:17 WIB
• ⏱ 1 menit baca
Destry menilai pergerakan rupiah saat ini masih merupakan volatilitas yang biasa terjadi. Oleh karena itu, BI belum berencana mengubah strategi dalam merespons dinamika nilai tukar.
"Nggak, nggak, ini kita volatility biasa, tapi kita akan terus ada monitor lah. Kita akan root cause-nya juga," terang Destry.
Dikutip dari Bloomberg, rupiah terpantau terus melemah terhadap dolar AS. Pada Senin sore mata uang Paman Sam menembus level Rp 18.135 atau menguat 55 poin (0,30%).
Pedoman Media Siber: NadiKabar.com berkomitmen mematuhi Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999 dan Pedoman Pemberitaan Media Siber Dewan Pers Indonesia. Apabila ada hak jawab atau koreksi, silakan hubungi redaksi melalui kanal kontak kami.