NADIKABAR.COM — Presiden Amerika Serikat Donald Trump tiba-tiba mengumumkan nama baru AI. Ia mengubah nama artificial intelligence (kecerdasan buatan/AI) menjadi super intelligence (kecerdasan super/SI).

Dalam pidatonya di hadapan Majelis Umum Persatuan Bangsa-bangsa, Trump mengatakan ia tidak ingin menggunakan istilah artificial atau buatan karena membuat teknologi itu terdengar palsu.

"Selamat datang di dunia baru super intelligence (kecerdasan super) - SI," kata Trump seperti dikutip dari BBC, Rabu (23/9/2026).

"Mulai sekarang, semua dokumen Amerika Serikat, dan mudah-mudahan juga di seluruh dunia, akan diubah untuk menggunakan istilah yang lebih akurat, yaitu 'super', untuk menggantikan 'buatan'. Jadi istilah yang digunakan adalah 'kecerdasan super'," imbuhnya.