NADIKABAR.COM — Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian mendorong penguatan ekspor produk bernilai tambah untuk mengoptimalkan peluang pasar internasional di tengah dinamika perdagangan global.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, strategi ini dilakukan dengan menyelaraskan potensi produksi dalam negeri dan kebutuhan negara tujuan ekspor.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat kinerja perdagangan nasional melalui pendekatan berbasis komoditas dan pasar. Pemerintah juga memetakan peluang ekspor yang belum tergarap di sejumlah negara mitra dagang utama Indonesia.
Airlangga mengatakan strategi tersebut merupakan tindak lanjut dari evaluasi perkembangan neraca perdagangan nasional. Berdasarkan hasil pemetaan, Indonesia masih memiliki ruang untuk meningkatkan ekspor ke sejumlah pasar utama, yakni Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Amerika Serikat, Jepang dan India.
"Pemerintah memandang perkembangan ini perlu direspon melalui penguatan strategi ekspor berbasis komoditas dan pasar. Pendekatan ini dilakukan dengan mengidentifikasi komoditas berkapasitas ekspor tinggi, memetakan kesenjangan antara ekspor Indonesia dengan kebutuhan impor negara mitra, serta mengurai hambatan yang dihadapi pelaku usaha," kata Airlangga.