NADIKABAR.COM — Anggota Komite IV DPD RI Yance Samonsabra mengatakan akses layanan jasa keuangan harus menjangkau seluruh wilayah Provinsi Papua Barat, terutama daerah terpencil, guna mendukung upaya pemerataan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Perluasan akses tersebut perlu mempertimbangkan karakteristik geografis, ketersediaan infrastruktur, serta kebutuhan masyarakat setempat agar layanan keuangan mudah dijangkau dan dimanfaatkan untuk kegiatan ekonomi produktif.

“Supaya petani, nelayan, dan pelaku usaha mikro kecil bisa akses bantuan modal untuk kembangkan usaha produktif,” kata Yance pada kegiatan FinExpo 2026 di Universitas Papua, Manokwari, Jumat.

Menurut dia, pengembangan sektor produktif seperti perikanan, pertanian, perkebunan, pengelolaan hasil hutan, dan lainnya belum berjalan maksimal sesuai ekspektasi karena masyarakat menghadapi keterbatasan modal usaha.