Ia menilai kondisi yang berlangsung selama berbulan-bulan, adanya korban jiwa dari kalangan relawan maupun masyarakat terdampak, serta kebakaran yang mengancam kawasan konservasi menunjukkan situasi yang perlu mendapat perhatian serius.

Ia mencontohkan kebakaran yang melanda kawasan Taman Nasional Tanjung Puting di Kabupaten Kotawaringin Barat. Menurutnya, pemerintah perlu mengambil langkah lebih tegas agar dampak karhutla tidak terus meluas dan membahayakan masyarakat maupun lingkungan.

“Ini sudah lebih dari satu bulan, bahkan berbulan-bulan. Sudah ada korban jiwa, baik relawan maupun masyarakat yang terdampak asap. Bahkan, Taman Nasional Tanjung Puting turut terbakar. Lalu menunggu apalagi kalau tidak segera ditetapkan menjadi bencana nasional?,” ucapnya.

Ia mengungkapkan sejak menerima informasi kebakaran pada Agustus 2026, dirinya terus memantau perkembangan kondisi karhutla di Kalimantan Tengah.

Bersama timnya, ia turut menyalurkan masker, vitamin, dan sembako bagi masyarakat serta relawan pemadam kebakaran yang berjibaku memadamkan api.