Enam provinsi prioritas penanganan karhutla tersebut meliputi Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, Kalimantan Selatan, Jambi, Kalimantan Barat, dan Riau.
Kalimantan Tengah dan Sumatera Selatan menjadi fokus utama penanganan. Di Kalimantan Tengah, kebakaran seluas 513,89 hektare dilaporkan terjadi di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan pemerintah mengerahkan 60.177 personel gabungan untuk mendukung operasi pemadaman melalui jalur darat.
Selain pemadaman darat, pemerintah juga melakukan operasi pemadaman dari udara menggunakan helikopter pengebom air serta mengoptimalkan operasi modifikasi cuaca.
Berdasarkan laporan pemerintah pada 12 Oktober tersebut, kondisi karhutla di Riau, Kalimantan Barat, Jambi, dan Kalimantan Selatan menunjukkan perkembangan yang lebih baik dibandingkan wilayah yang masih menjadi fokus utama penanganan.