NADIKABAR.COM — Ketua DPRD DKI Jakarta Suhud Alynudin mengatakan opsi pinjaman melalui PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) dapat dilakukan apabila penerbitan obligasi daerah tidak disetujui oleh pemerintah pusat.
Ia berharap, skema pinjaman tersebut dapat memperoleh dukungan pemerintah pusat, termasuk kemungkinan pembiayaan tanpa bunga, sehingga ruang fiskal Jakarta tetap terjaga.
"Kalau obligasi tidak disetujui, alternatifnya pinjaman melalui SMI. Saya harapkan bisa seperti, itu sehingga APBD kita, fiskal kita agak lebih longgar," kata Suhud di Jakarta, Selasa.
Adapun DPRD DKI Jakarta bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menunda rapat Badan Anggaran (Banggar) terkait pembahasan APBD 2027.