Direktur Keuangan SeaBank Indonesia, Lindawati Octaviani, menjelaskan bahwa edukasi keuangan ini dirancang agar mudah dipahami masyarakat melalui konsep pengelolaan sumber daya yang ia sebut "OTW" (Otak, Tenaga, dan Waktu).
"Financial literacy itu bukan sekadar mengenai uang, tapi bagaimana kita belajar untuk mengelola kehidupan yang lebih baik. Saya singkat menjadi OTW: Otak untuk berpikir secara kreatif dan berinisiatif menghasilkan uang demi keluarga; Tenaga untuk bekerja keras membagi peran; serta Waktu 24 jam yang dimanfaatkan secara produktif," ujar Lindawati dalam keterangannya, Kamis (8/10/2026),
Kehadiran program literasi keuangan dasar ini disambut hangat oleh warga setempat. Asmaniah, salah seorang warga Pulau Pari, mengaku mendapatkan pemahaman baru dalam memetakan arus keuangan usaha dan rumah tangganya.
"Sangat senang karena ibu-ibu di sini jadi punya kesempatan untuk mengelola keuangannya. Selama ini kalau dapat uang tidak pernah dirinci pengeluarannya untuk apa saja. Dengan adanya kegiatan ini, ibu-ibu di Pulau Pari jadi lebih memahami cara mengaturnya," tutur Asmaniah.
Hal senada diungkapkan oleh Deli, warga Pulau Pari lainnya. Ia merasa mendapat pengalaman dan ilmu baru dari interaksi bersama tim SeaBank.
"Sebagai perempuan yang biasanya mengurus keuangan, ada tambahan ilmu dan pengalaman berkumpul bersama kawan-kawan. Jadi lebih tahu cara mengelolanya," katanya. Penerapan