"Ke pangkas tabungan, ya pasti sudah kemakan. Saya justru bisa bertahan karena masih ada itu. Tapi ya saya juga ada ambil KUR buat putaran modal dagang di sini," tutur Farid.

"Jadi sekarang gimana kita imbangin pakai tabungan sama KUR buat perputaran modal sama bertahan hidup. Kalau nanti memang di sisi sudah nggak kuat, ya mau nggak mau selesaikan KUR-nya dulu baru tutup. Soalnya itu jatuhnya utang kan," paparnya.

Jika kondisi ini terus berlanjut, ia bahkan sudah berfikir untuk menjual sejumlah aset untuk menutup kredit usaha ke bank. Hal ini dilakukan agar dirinya tak terus terlilit oleh utang jika usahanya benar-benar sudah tak bisa dipertahankan.

"Sekarang ada rumah saja mau dijual. Kendaraan saya sih motor kalau boleh jual ada dua motor jadul, Supra saya 125, sama Beat yang tahun 2013 atau 2014 itu sampai sekarang belum ganti," pungkas Farid.