Terkait langkah Pemerintah Singapura yang baru-baru ini mengirimkan surat peringatan kepada tujuh perusahaan di Indonesia soal karhutla, Lutfi mendesak adanya tindakan hukum yang lebih nyata dan tegas.

"Mengapa mereka tidak pernah dituntut? Jangan hanya menulis surat, jangan hanya mengirim peringatan ke Jakarta, geledah kantor mereka di Singapura, menggunakan hukum Singapura," ujar Lutfi.

Lutfi menyindir agar Singapura tidak sekadar menjadi pusat keuangan yang meraup miliaran dolar di saat untung, tetapi bersembunyi dan menyalahkan Indonesia ketika musibah asap melanda.

"Sekarang kita akan lihat Singapura ini terbuat dari apa. Kalau mereka lembek kepada orang kaya, para taipan itu akan aman, tapi kalau hukum mereka betul-betul adil, buktikan sekarang," ujar Lutfi.