Teknologi ini dimanfaatkan pada operasi penggantian sendi lutut, yang dijalankan dengan protokol Enhanced Recovery After Surgery (ERAS®) untuk pemulihan lebih cepat.
Kekuatan MHSB lainnya datang dari kolaborasi tim dokter multidisiplin melalui Tumor Board di Oncology Center dan Cardiac Board di Heart & Vascular Center.
MHSB juga konsisten mengedepankan pelayanan yang berfokus terhadap kebutuhan dan kondisi setiap pasien (patient-centered care). Pendekatan ini diwujudkan melalui Patient Navigator di Oncology Center dan Cardiac Advisor di Heart & Vascular Center, yang mendampingi pasien dan keluarga dalam memperoleh informasi serta mengoordinasikan layanan sepanjang durasi perawatan.
Adapun pada layanan saraf dan otak, World Stroke Organization (WSO) telah mengakui MHSB sebagai stroke ready hospital. Pengakuan ini menegaskan kesiapan Mayapada Hospital Surabaya dalam menangani kasus stroke dengan protokol internasional.
Selain itu, MHSB turut menghadirkan Automated Vertical Parking, yakni gedung parkir vertikal otomatis pertama di Indonesia Timur, untuk meningkatkan kemudahan, kecepatan, dan keamanan pasien selama berobat.
Pemerintah Kota Surabaya menyatakan apresiasi atas ekspansi Mayapada Hospital Surabaya. Asisten Administrasi Umum Anna Fajriatin menilai pengembangan fasilitas kesehatan ini penting dalam mendukung posisi Surabaya sebagai pusat rujukan medis.
"Pengembangan Mayapada Hospital Surabaya memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di Kota Surabaya. Kehadiran layanan medis yang semakin lengkap diharapkan dapat meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan kesehatan berkualitas, sekaligus mendukung Surabaya sebagai kota tujuan rujukan layanan kesehatan bagi masyarakat Jawa Timur hingga Indonesia Timur," pungkas Anna.