Berbeda dengan operasional reguler, dia mengatakan EPN melakukan sejumlah penguatan khusus menjelang Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026. Dari sisi armada, jadwal servis berkala Mobil Tangki dipercepat dari jadwal reguler untuk memastikan kendaraan yang digunakan berada dalam kondisi optimal.

"Sebelum menjalankan tugas, armada juga menjalani Pre-Trip Inspection (PTI) dan Daily Inspection (DI) yang dilakukan oleh AMT dan mekanik dengan pengawasan tim HSSE," ungkapnya.

Dia mengatakan tidak hanya armada, kesiapan AMT juga menjadi perhatian. Selain briefing rutin, AMT diberikan pembekalan mengenai kondisi operasional di lapangan, termasuk mitigasi dan alternatif jalur yang dapat digunakan ketika menghadapi kepadatan lalu lintas.

"Sebelum bertugas, AMT juga menjalani Fit to Work (FTW) untuk memastikan kondisi personel layak menjalankan pekerjaan," tuturnya.

Untuk menjaga kesiapan personel selama periode dengan intensitas operasional yang meningkat, EPN melakukan perataan Load of Operation (LO) dengan mengacu pada kebutuhan DOT harian, sehingga beban operasional AMT dapat lebih terjaga. Dukungan bagi personel juga diperkuat melalui penyediaan extra fooding dan pemberian vitamin selama periode operasional.

Penguatan aspek HSSE (Health, Safety, Security and Environment) juga didukung dengan personel HSSE dan personel medis yang disiagakan selama operasional. Pemantauan distribusi juga dilakukan melalui Road Traffic Control (RTC) di lokasi dan RTC pusat, sehingga kondisi operasional dapat terus dipantau dan dikoordinasikan secara cepat.