"Kami melihat kesiapan personel sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari ketahanan distribusi. Karena itu, treatment yang diberikan tidak hanya kepada armada, tetapi juga kepada AMT, mulai dari kesiapan fisik, pembekalan menghadapi kondisi jalan, hingga dukungan selama operasional. Harapannya, seluruh personel dapat menjalankan tugas dengan aman dan optimal selama event berlangsung," lanjut Ferdiansyah.

Selama penyelenggaraan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026, EPN akan menyiagakan MT dan AMT di sejumlah titik strategis dengan fokus utama pada dua SPBU terdekat dengan sirkuit.

"Koordinasi dilakukan bersama seluruh stakeholders, baik internal maupun eksternal, untuk menjaga kelancaran distribusi serta merespons kebutuhan di lapangan," ungkapnya.

Dia menjelaskan kesiapan tersebut menjadi bagian dari upaya EPN menjaga ketahanan BBM di Pulau Lombok, tidak hanya untuk mendukung penyelenggaraan event internasional, tetapi juga memastikan kebutuhan energi masyarakat, wisatawan, dan aktivitas ekonomi tetap terlayani di tengah meningkatnya mobilitas selama Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026.

"Melalui penguatan distribusi, percepatan perawatan armada, peningkatan kesiapan AMT, serta pengawasan HSSE yang lebih intensif, Elnusa Petrofin berkomitmen untuk terus hadir menjaga keandalan dan ketahanan energi di Lombok selama Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026," tutupnya.