Namun status triliuner tersebut tidak bertahan lama. Harga saham SpaceX kemudian merosot karena investor mengkhawatirkan valuasi perusahaan yang dinilai sangat tinggi.

Penurunan itu membuat kekayaan Musk sempat terpangkas lebih dari USD 600 miliar dari titik tertingginya hingga akhir Juli. Jumlah kekayaan yang menguap tersebut bahkan lebih besar dibandingkan kekayaan bersih hampir semua orang yang pernah masuk daftar 500 orang terkaya Bloomberg.

Kini keadaan berbalik. Optimisme investor terhadap prospek SpaceX dan Tesla kembali meningkat.

Analis Morgan Stanley seperti dilansir ari NDTV menyebut SpaceX sebagai salah satu pilihan menarik untuk mendapatkan eksposur terhadap peluang besar di sektor antariksa dan kecerdasan buatan (AI).