Sentimen tersebut ikut mendorong pemulihan saham SpaceX. Saham perusahaan yang bergerak di bidang antariksa, AI, dan media sosial itu telah melesat sekitar 58% dibandingkan titik terendahnya pada Agustus 2026.
Tesla turut memberikan dorongan terhadap kekayaan Musk. Produsen mobil listrik tersebut pekan lalu melaporkan penjualan kuartal III-2026 yang melampaui ekspektasi.
Kenaikan saham kedua perusahaan itu memiliki dampak sangat besar terhadap kekayaan Musk karena sebagian besar hartanya bukan berbentuk uang tunai, melainkan berasal dari nilai kepemilikan saham.
Dengan kekayaan USD 1,04 triliun, Musk kembali melewati batas psikologis USD 1 triliun sekaligus mempertahankan posisinya sebagai orang terkaya di dunia.