NADIKABAR.COM — PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) atau Antam berhasil menjaga kinerja bisnis di tengah dinamika industri pertambangan dan pasar komoditas. Kinerja positif tersebut ditopang oleh pengembangan hilirisasi pada tiga komoditas utama, yakni emas, nikel, dan bauksit.
Antam membukukan pendapatan sebesar Rp 62,71 triliun dengan laba bersih sebesar Rp 6,91 triliun hingga semester I-2026. Capaian ini kuat didukung oleh optimalisasi operasional, pengelolaan portofolio komoditas, serta disiplin dalam menjaga efisiensi dan kesehatan keuangan.
"Antam terus berfokus menjaga fundamental keuangan melalui pengelolaan biaya yang disiplin, optimalisasi kinerja operasional, serta penguatan bisnis pada komoditas utama. Strategi tersebut kami jalankan sejalan dengan pengembangan hilirisasi untuk meningkatkan nilai tambah dan mendukung pertumbuhan Perseroan secara berkelanjutan," ujar Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko Antam, Arini Kasmira, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (10/9/2026).