Sri menjelaskan, diversifikasi usaha di luar batu bara termal telah menjadi bagian dari arah strategis BUMI. Sementara itu, Kideco Jaya Agung merupakan tambang batu bara termal.
"Adapun aset yang disebutkan dalam pemberitaan merupakan aset batubara termal. Apabila terdapat informasi atau fakta material, Perseroan akan menyampaikannya sesuai dengan peraturan yang berlaku," jelasnya.
Dikutip dari Deal Street Asia, BUMI disebut sebagai kandidat potensial dalam penjualan mayoritas saham Kideco Jaya Agung. Penjualan ini perkiraan memiliki nilai transaksi lebih dari US$ 1 miliar atau sekitar Rp 17,92 triliun (asumsi kurs Rp 17.928).