NADIKABAR.COM — Bubur ayam resmi menyabet gelar bubur terenak sedunia versi TasteAtlas, situs kuliner tradisional asal Kroasia yang kerap merilis daftar makanan terbaik berdasarkan penilaian penggunanya.
Dalam daftar "100 Best Porridges in the World" yang diperbarui pada 15 Agustus 2026, hidangan sarapan khas Indonesia ini duduk di posisi teratas, mengalahkan puluhan bubur khas negara lain.
Bubur ayam menyisihkan bubur elarji dari Georgia, arroz caldo dari Filipina, hingga bubur jagung banosh dari Ukraina yang juga masuk jajaran lima besar.
Bubur ayam menempati posisi pertama sebagai bubur terenak di dunia dengan rating 4,3. Hidangan yang diyakini terinspirasi dari bubur nasi khas Tiongkok ini diadaptasi dengan bahan-bahan lokal hingga punya cita rasa yang khas Indonesia.
Nasi dimasak dengan kaldu ayam yang sama dengan kaldu untuk merebus ayam, sehingga teksturnya kental dan gurih. Semangkuk bubur ayam biasanya dilengkapi taburan daun bawang, bawang goreng, seledri, kacang tanah, cakwe, dan telur rebus. Lalu disiram kecap asin, minyak wijen, atau kecap ikan.
Sambal biasanya disediakan terpisah bagi yang suka. Bubur ayam juga jadi salah satu jajanan kaki lima paling populer. Tempat populer untuk menikmatinya adalah Bubur Ayam Barito, Bubur Ayam Cikini H.R. Sulaiman, dan Bubur Ayam Mangga Besar I.
Dari kawasan Samegrelo, Georgia, elarji jadi bubur dengan tekstur paling unik di daftar ini. Terbuat dari cornmeal, tepung jagung, dan keju sulguni atau tchkhinti, bubur ini punya konsistensi sangat kental sekaligus elastis.
Saking kentalnya, bubur dengan rating 4,2 ini bisa direntangkan tinggi-tinggi tanpa putus. Hidangan ini biasa disantap panas bersama saus bazhe khas Georgia yang terbuat dari bawang putih, kenari, dan campuran rempah.
Arroz caldo adalah versi bubur ala Filipina yang dimasak dengan kaldu jahe dan potongan ayam. Konon, hidangan ini merupakan hasil adaptasi bubur nasi khas Tiongkok yang disesuaikan dengan lidah komunitas Spanyol yang besar di Filipina pada masa kolonial.
Kini, arroz caldo jadi menu andalan untuk sarapan maupun makan siang yang mengenyangkan di negara tersebut. TasteAtlas memberikan rating 4,2 untuk bubur ini.
Banosh adalah bubur jagung lembut khas dataran tinggi Carpathian, Ukraina, yang secara tradisional dimasak di atas api terbuka menggunakan campuran krim asam dan keju Bryndza. Dulu, memasak banosh adalah tugas khusus kaum pria dari etnis minoritas Hutsul.
Kini, hidangan dengan rating 4,1 ini jadi menu wajib di hampir semua restoran tradisional Ukraina, biasa disajikan dengan taburan potongan bacon goreng, keju Bryndza, saus jamur, atau kerupuk kulit babi (cracklings). Rekomendasi tempat makannya tim redaksi lain Trapezna Idey, Kumpel, dan Kryivka.
Menutup daftar lima besar, ada mămăligă cu brânză dari Romania dengan rating 4,1. Berupa bubur jagung tradisional yang dipadukan keju putih khas negara tersebut. Mămăligă dibuat dengan menuang campuran tepung jagung, garam, dan air sedikit demi sedikit ke air mendidih hingga teksturnya kental dan halus.
Setelah matang, bubur ini disajikan bersama keju lembut seperti telemea atau brânză de burduf. Keju bisa ditaburkan di atasnya, dicampur langsung, maupun dipanggang berlapis-lapis dengan keju. Sentuhan akhir biasanya berupa taburan keju parut tambahan dan seciduk krim asam di sampingnya.