"Konektivitas tetap menjadi fondasi utama, tetapi monetisasi terbesar di masa depan ada pada lapisan atas-seperti aplikasi, solusi digital, dan AI. Kolaborasi antara regulator dan operator adalah kunci utama agar ekosistem digital Indonesia bisa melompat lebih jauh," tuturnya.

Perubahan tersebut menunjukkan bahwa jaringan telekomunikasi mulai diposisikan bukan sebagai produk akhir, melainkan sebagai fondasi untuk membangun berbagai layanan digital.

Operator seluler dapat memanfaatkan jaringan yang dimiliki untuk menopang kebutuhan perusahaan terhadap cloud, IoT, analitik data, AI maupun solusi digital lainnya.

Dengan model tersebut, ruang bisnis operator tidak lagi berhenti pada pelanggan yang membeli paket data atau layanan komunikasi. Perusahaan dan industri menjadi pasar baru untuk berbagai solusi berbasis konektivitas dan teknologi.

Perubahan model bisnis ini juga terlihat dari kebutuhan sejumlah sektor industri yang mulai membutuhkan teknologi secara lebih spesifik.