Rachmat yang emosi lalu memukul dengan tangan kosong mengenai hidung korban. Akibatnya korban langsung tersungkur dan semakin membuat Rachmat kalap dengan melayangkan bogem mentah lagi.
Belum puas, Rachmat lantas menyalakan motornya. Kali ini, Rachmat menabrak korban yang saat itu tersungkur hingga kakinya sebelah kanan terlindas.
Korban yang ketakutan dengan ulah brutal Rahmat lantas lari terpincang-pincang masuk ke kafe minta pertolongan rekannya Anik Indriyani. Namun Rachmat tetap mengejarnya dan berulang kali terus memukuli bagian belakang kepala dan punggung korban.
5. Korban sempat dirawat di RSUD dr Soewandhie
Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka memar dan lecet pada bibir, hidung berdarah, cedera di kepala belakang, punggung, serta luka pada mata kaki kanan.
Hal ini dibuktikan melalui Surat Visum et Repertum dari RSUD dr. Mohamad Soewandhie Surabaya Nomor: 400.7/17000/RSMS/VER/435.7.2.1/2026 yang kemudian jadi bukti visum laporan polisi untuk membekuk Rachmat yang birahinya tak tersalurkan itu.