Kepala Dispendukcapil Surabaya Irvan Wahyudradjad mengaku telah mengetahui keluhan warga yang viral tersebut dan memastikan pihaknya akan melakukan klarifikasi untuk mengetahui persoalan serta kronologi pelayanan yang sebenarnya, bahkan Dispendukcapil siap mendatangi rumah pemohon apabila sudah berhasil menghubunginya.
"Saat ini sedang berusaha untuk klarifikasi dengan pemohon permasalahan tersebut, bahkan kita siap jemput bola ke rumah pemohon kalau sudah bisa kita hubungi," kata Irvan, Senin (31/8/2026).
Irvan menegaskan, Dispendukcapil Surabaya tidak akan tinggal diam jika hasil klarifikasi membuktikan adanya pelayanan yang kurang ramah atau petugas menolak melayani warga tanpa alasan yang jelas, sehingga sanksi dapat diberikan kepada petugas yang terbukti melakukan pelanggaran dalam pelayanan publik.
"Pasti kita berikan sanksi kalau benar pelayanan kurang ramah," kata tegas Irvan.
Selain memeriksa persoalan yang dikeluhkan warga, Dispendukcapil Surabaya juga akan memberikan pembinaan secara berkelanjutan kepada seluruh petugas front office agar memiliki kemampuan komunikasi dan sikap pelayanan yang baik, termasuk melakukan evaluasi terhadap seluruh staf yang berhadapan langsung dengan masyarakat.
"Pembinaan terus menerus semua staf pelayanan front office seperti hospitality dan komunikasi yang baik," ujar Irvan.