NADIKABAR.COM — Pihak Amerika Serikat (AS) mengumumkan bahwa FBI telah menangkap Wanying Z, seorang perempuan berusia 34 tahun, warga Irvine, California, di Bandara Internasional Los Angeles menjelang penerbangannya ke China.

Dia menghadapi dakwaan bertindak sebagai agen asing yang tidak terdaftar. Dia ditangkap pada Minggu (04/10) waktu setempat.

Perempuan tersebut "pernah melakukan perjalanan ke Seattle pada tahun 2025 dan atas arahan pejabat (Republik Rakyat China/RRC), memantau seorang kerabat dekat pejabat pemerintah Taiwan, serta mengirimkan foto, video, dan informasi nomor pelat kendaraan kepada para pejabat tersebut," kata Asisten Jaksa Agung Pertama AS Bill Essayli dalam sebuah unggahan daring.

Essayli menambahkan bahwa Z "mengoordinasikan perjalanan tersebut dengan seorang rekan dan menggunakan teknik spionase untuk menghindari deteksi."

Menurut Essayli, Z dijadwalkan hadir di pengadilan federal Los Angeles pada Senin (05/10) waktu setempat.

FBI menyatakan Z diduga memata-matai salah satu putra Presiden Taiwan Lai Ching-te. Meski tidak menyebutkan nama sasaran, FBI kemudian membagikan laporan New York Post yang mengidentifikasinya sebagai Lai Ting-yu, yang dilaporkan berstatus sebagai penduduk AS.