Istilah equinox berasal dari bahasa Latin aequus yang berarti sama dan nox yang berarti malam. Namun bukan berarti durasi siang dan malam tepat 12 jam.
Live Science menjelaskan pembiasan atau refraksi cahaya Matahari di atmosfer membuat Matahari masih terlihat berada di atas cakrawala meski secara geometris sudah berada di bawahnya. Karena itu, durasi siang saat equinox sedikit lebih panjang dari 12 jam.
Di khatulistiwa, misalnya, panjang siang saat equinox sekitar 12 jam 6 menit. Pada lintang 30 derajat mencapai sekitar 12 jam 8 menit dan di lintang 60 derajat sekitar 12 jam 16 menit.
Ada pula hal menarik yang bisa diamati saat equinox. Matahari terbit hampir tepat di arah timur dan terbenam hampir tepat di arah barat.
Setelah equinox September, durasi siang secara bertahap semakin pendek di belahan Bumi utara dan semakin panjang di belahan Bumi selatan. Sementara di daerah sekitar khatulistiwa seperti Indonesia, perubahan panjang siang dan malam relatif kecil.
Jadi, masyarakat tidak perlu khawatir equinox akan langsung menyebabkan panas ekstrem. Fenomena hari ini merupakan peristiwa astronomi rutin. Jika suhu terasa lebih panas, kondisi cuaca dan atmosfer yang sedang berlangsung juga perlu diperhitungkan.