Menariknya, harga makanan yang ditawarkan tenant mengikuti harga asli yang biasa dijual di tempat mereka. Sehingga, pengunjung memiliki pilihan jajanan dengan harga yang relatif terjangkau.

Untuk Bola Obi Gardujati misalnya, 10 pcs bola obi dibanderol dengan harga Rp25.000, sama dengan harga aslinya. Untuk seporsi bakmie ayam kekinian, pengunjung juga hanya perlu merogoh kocek Rp30 ribuan.

Salah satu pengunjung, Nadya Saras (34), mengaku tertarik mengunjungi Festival Kuliner Bandung karena harga makanan yang ditawarkan cukup ramah di kantong.

Hal ini menjadi opsi di tengah tenant resto di dalam mall yang umumnya menawarkan harga lebih premium.

"Seru sih soalnya banyak makanan yang udah familiar, dan harganya juga cukup murah. Biasanya kalau festival kan suka dimahalin, ini enggak," ungkapnya.

"Kalau bisa mah tiap bulan adain kulineran begini. Lumayan ya, in this economy. Soalnya kalau jajan di restoran mall terus boncos," kelakarnya.

Pemilihan Gedebage sebagai lokasi festival juga memiliki alasan tersendiri. Juni mengatakan pihaknya ingin mendorong kawasan Bandung Timur agar semakin dikenal sebagai salah satu destinasi wisata.

Selama ini, Gedebage masih kerap disebut sebagai kawasan "Bandung Coret". Bagi Summarecon Mall Bandung, kondisi tersebut justru menjadi tantangan untuk menunjukkan potensi kawasan tersebut.

"Memang tahun ini kita berpikir, wah kita juga harus bikin di Gedebage yang selama ini dianggap orang 'Bandung Coret' atau luar kota malah. Itu membuat kita juga tertantang," ujar Juni.

Menurutnya, potensi kawasan Gedebage semakin besar dengan keberadaan sejumlah fasilitas dan destinasi seperti Masjid Raya Al Jabbar, Stadion Gelora Bandung Lautan Api, kawasan transportasi kereta cepat, serta pusat perbelanjaan.

Sehingga, ia mengatakan, apa yang dihadirkan di Summarecon Mall dinilai dapat menjadi nilai tambah wisata dari kawasan yang terus berkembang tersebut.

"Jadi kita ingin wisatawan tahu bahwa Gedebage yang ada di timur Kota Bandung ini memiliki kompetensi wisata yang besar," jelasnya.

Festival Kuliner Bandung tahun ini juga berlangsung lebih lama, yakni 34 hari dibandingkan 26 hari pada tahun sebelumnya. Jumlah pengunjung ditargetkan mencapai sekitar 250 ribu orang.

"Sekalipun kita di pinggir kota, kita juga bisa bikin event yang menjadi salah satu yang bisa menarik orang datang, khususnya ke Bandung Timur, Gedebage," kata Juni.