Vina menyebut, penguatan sistem pengasuhan dan pendidikan anak usia dini tidak hanya membutuhkan peningkatan kualitas layanan, tetapi juga penyelesaian tantangan struktural yang mempengaruhi keberlanjutan dan pemerataan akses.

Pendanaan perlu didukung oleh kerangka hukum yang kuat, menjangkau anak-anak dan masyarakat secara merata, serta berkelanjutan tanpa bergantung pada dukungan donor jangka pendek.

"Pada saat yang sama, isu perubahan iklim perlu diintegrasikan ke dalam pendidikan anak usia dini melalui pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan tahap perkembangan anak, sehingga mereka dapat memahami tantangan lingkungan dan upaya pencegahannya," paparnya.

Menyoroti keterkaitan kedua isu itu, Koordinator Koalisi Nasional PAUD-HI, Irma Yuliantina, mengatakan bahwa seiring peningkatan risiko terkait iklim, sistem PAUD yang didanai secara memadai dan tangguh menjadi semakin penting untuk memastikan layanan esensial bagi anak usia dini tetap berjalan sebelum, selama, dan setelah krisis.

"Oleh karena itu, penguatan investasi di bidang PAUD sangat penting bukan hanya bagi perkembangan dan kesejahteraan anak, tetapi juga untuk membangun sistem yang mampu melindungi anak usia dini dengan lebih baik di tengah perubahan iklim," ungkap Irma Yuliantina.Dalam forum ini, ARNEC juga meluncurkan strategi baru untuk periode 2026-2030 yang disusun dengan konsultasi bersama mitra di tingkat global, regional, dan nasional.

Strategi ini akan menjadi panduan bagi ARNEC dalam bekerja sama dengan komunitas pengembangan anak usia dini di kawasan Asia-Pasifik.

"Negara-negara di kawasan Asia-Pasifik berada pada titik krusial dan tidak bisa terus mengandalkan pendekatan yang sama seperti sebelumnya. Melalui pembelajaran bersama, dialog, dan kemitraan, ARNEC bersama para mitranya ingin mendorong aksi nyata yang terkoordinasi agar semakin banyak anak usia dini di kawasan ini dapat tumbuh dan berkembang secara optimal," kata Executive Director ARNEC, Evelyn Santiago.

Evelyn menegaskan, bahwa Kawasan Asia-Pasifik sangat rentan terhadap perubahan iklim. Sejak 2019, ARNEC telah menyuarakan kesadaran tentang dampak perubahan iklim terhadap anak usia dini, dan Regional Learning Forum ini merupakan bagian dari advokasi jangka panjang tersebut.

"Dengan mempertemukan pemerintah nasional, peneliti, mitra pembangunan, lembaga filantropi, guru, dan praktisi pengembangan anak usia dini, kami berharap dapat mengubah pengetahuan dan pengalaman yang telah dimiliki menjadi aksi kolektif yang lebih kuat untuk membangun sistem pengembangan anak usia dini yang tangguh, responsif terhadap iklim, dan didukung dengan pendanaan berkelanjutan," tutup Evelyn.