Thomas Munoz, ahli ular, juga mengatakan bahwa foto itu tampak seperti buatan AI. "Ada beberapa hal terlihat janggal dan jenis ular seperti itu berada di atas pohon sama sekali tidak masuk akal," jelasnya.

Detektif kemudian meminta keterangan dari Ciprian dan ia mengakui semuanya. "Meski sejak awal ada spekulasi foto itu mungkin buatan AI, SAPD harus menyelidiki dan menindaklanjutinya untuk memastikan apa yang sebenarnya terjadi," tulis departemen tersebut.

Setelah mengetahui insiden itu adalah hoax, warga mengaku frustrasi dan marah karena mereka sempat tak bisa tidur akibat mengira ada ular mematikan di lingkungan mereka.

"Anda pasti ingin bisa mempercayai tetangga Anda dan kejadian ini membuat Anda jadi sama sekali tidak mempercayai mereka," kata tetangga bernama Breanna Ayala.

Polisi mengatakan tidak ada laporan polisi resmi yang diajukan sehingga sejauh ini tidak ada tindak pidana. "Kami menghargai kesabaran masyarakat sementara petugas dan ahli reptil bekerja menyelidiki laporan tersebut, menyisir area, dan memastikan apa yang sebenarnya terjadi," pungkas SAPD.