NADIKABAR.COM — Galaxy S FE selama ini diposisikan Samsung sebagai cara menikmati pengalaman flagship dengan harga lebih terjangkau. Namun di tengah kenaikan harga smartphone premium, apakah Galaxy S26 FE masih layak disebut sebagai "affordable flagship"?

President of Samsung Electronics Indonesia Harry Lee mengatakan kenaikan harga komponen smartphone menjadi salah satu tantangan. Menurutnya, akses terhadap inovasi premium bukan hanya soal harga murah, tetapi juga pengalaman flagship dan nilai yang didapat pengguna dalam jangka panjang.

"Di tengah kenaikan harga komponen smartphone, akses terhadap inovasi premium adalah tentang memberikan pengalaman flagship yang utuh serta nilai jangka panjang melalui harga yang lebih terjangkau," kata Harry dalam wawancara tertulis dengan NadiKabar.

Samsung membekali Galaxy S26 FE dengan sejumlah fitur yang diadopsi dari Galaxy S Series. Harry mencontohkan fitur kamera seperti Horizontal Lock dan My FanCam, Galaxy AI untuk produktivitas dan kreativitas, serta performa prosesor.

Samsung juga memberikan tujuh generasi pembaruan OS. Menurut Harry, dukungan jangka panjang tersebut menjadi salah satu bagian dari value yang ditawarkan Galaxy S26 FE.

"Pada akhirnya, affordable flagship adalah tentang membuat inovasi flagship semakin mudah diakses, sekaligus memberikan nilai yang tetap relevan dalam jangka panjang, termasuk melalui dukungan tujuh generasi pembaruan OS dan tujuh tahun pembaruan keamanan," ujarnya.